Website Anda sudah jadi di komputer, sekarang saatnya dipindahkan ke hosting agar bisa dibuka publik. Ada dua cara yang paling umum.

Di mana file website harus diletakkan?
Untuk domain utama, letakkan file di folder public_html. File halaman pertama harus bernama index.html atau index.php. Untuk addon domain dan subdomain, cPanel membuat folder tersendiri (misalnya public_html/blog atau blog.domainanda.com) yang bisa Anda lihat di menu Domains.

Cara 1: File Manager (tanpa aplikasi tambahan)
- Kompres folder website Anda menjadi satu file .zip di komputer.
- Login ke cPanel, buka File Manager, lalu masuk ke
public_html. - Klik Upload dan pilih file zip tersebut.
- Setelah selesai, kembali ke File Manager, klik kanan file zip, pilih Extract.
- Pastikan
index.htmlberada langsung di dalampublic_html, bukan di subfolder. - Hapus file zip agar tidak memakan ruang.
Mengunggah satu file zip jauh lebih cepat daripada ratusan file kecil.
Cara 2: FTP dengan FileZilla
FTP cocok untuk update rutin atau file berukuran besar.
- Di cPanel, buka FTP Accounts dan buat akun FTP. Anda bisa membatasinya ke folder tertentu, cocok untuk developer.
- Unduh dan pasang FileZilla Client.
- Isi Host dengan domain Anda, lalu username FTP lengkap (misalnya
dev@domainanda.com), password, dan port 21. - Gunakan mode FTPS (FTP over TLS) jika tersedia agar password tidak dikirim tanpa enkripsi.
- Seret file dari panel kiri (komputer) ke panel kanan (server).
Hak akses file
Setelah upload, pastikan izin file standar:
- Folder: 755
- File: 644
Jangan pernah memberi izin 777, karena siapa pun di server bisa menulis ke file tersebut.
Mengecek hasil
Buka domain di browser. Jika masih muncul halaman lama, tekan Ctrl+F5 untuk memuat ulang tanpa cache. Untuk memastikan website bisa diakses dari luar, gunakan Cek Website Online.
Tips
- Simpan salinan website di komputer atau Git sebelum menimpa file di server.
- Kompres gambar sebelum upload dengan Kompres Gambar agar website lebih cepat.
- Untuk website dinamis (PHP + database), jangan lupa impor database lewat phpMyAdmin dan sesuaikan file konfigurasi.
Foto sampul: StartupStockPhotos / Pixabay
n