Perbedaan Domain dan Hosting yang Wajib Dipahami Sebelum Membuat Website

Perbedaan Domain dan Hosting yang Wajib Dipahami Sebelum Membuat Website

Written by

in

"Saya sudah beli domain, kenapa website saya belum bisa dibuka?" Ini salah satu pertanyaan yang paling sering kami terima. Jawabannya hampir selalu sama: domain saja belum cukup, Anda juga butuh hosting. Mari kita bedah perbedaannya.

Ringkasan poin penting: Perbedaan Domain dan Hosting yang Wajib Dipahami Sebelum Membuat Website
Ringkasan poin penting artikel ini

Apa itu domain?

Domain adalah nama alamat website, seperti hostingriau.com atau sekolahku.sch.id. Domain dibuat agar manusia tidak perlu menghafal alamat IP server yang berupa angka, misalnya 103.242.10.26.

Domain terdiri dari dua bagian:

  • Nama yang Anda pilih, misalnya tokosaya.
  • Ekstensi atau TLD, misalnya .com, .id, .co.id, .sch.id.

Domain disewa per tahun dan didaftarkan atas nama Anda melalui registrar. Selama Anda memperpanjangnya, nama itu menjadi milik Anda dan tidak bisa dipakai orang lain.

Apa itu hosting?

Hosting adalah tempat penyimpanan semua file dan database website di server yang online 24 jam. Hosting juga menjalankan email dengan nama domain Anda. Jika domain adalah alamat rumah, hosting adalah rumahnya.

Tabel perbedaan singkat

  • Fungsi: domain = alamat, hosting = tempat menyimpan isi website.
  • Bentuk: domain berupa nama, hosting berupa ruang di server (disk, CPU, RAM).
  • Masa sewa: domain tahunan, hosting bisa bulanan atau tahunan.
  • Bisa pindah? Keduanya bisa dipindah ke penyedia lain. Domain dipindah dengan transfer menggunakan kode EPP, hosting dipindah dengan memindahkan file dan database.

Bagaimana domain dan hosting terhubung?

Penghubungnya adalah DNS (Domain Name System). Di pengaturan domain, Anda mengarahkan nameserver ke penyedia hosting, atau membuat record A yang menunjuk ke alamat IP server. Setelah perubahan menyebar (biasanya beberapa menit sampai 24 jam), setiap orang yang mengetik domain Anda akan diarahkan ke server hosting.

Anda bisa memeriksa ke mana sebuah domain mengarah dengan alat Cek DNS kami.

Apakah harus membeli di tempat yang sama?

Tidak wajib, tetapi membeli domain dan hosting di satu penyedia punya beberapa keuntungan:

  1. Lebih praktis: tidak perlu mengatur nameserver sendiri, semuanya langsung terhubung.
  2. Satu tagihan: perpanjangan domain dan hosting bisa diatur bersamaan.
  3. Satu tempat bertanya: jika ada masalah, Anda tidak dilempar antara dua support yang berbeda.

Mana yang dibeli lebih dulu?

Sebaiknya domain lebih dulu, terutama jika nama yang Anda incar cukup umum. Nama domain yang bagus cepat diambil orang. Setelah domain aman, Anda bisa memilih paket hosting sesuai kebutuhan. Di HostingRiau, Anda bisa memesan keduanya sekaligus dalam satu formulir pemesanan.

Kesalahan umum pemula

  • Membeli domain tetapi lupa hosting, lalu bingung kenapa website tidak tampil.
  • Membiarkan domain kedaluwarsa. Website dan email langsung mati, dan nama bisa diambil orang lain.
  • Mendaftarkan domain atas nama developer atau orang lain, sehingga sulit dipindah saat hubungan kerja selesai. Pastikan data pemilik domain adalah Anda atau instansi Anda.

Kesimpulan

Domain adalah nama, hosting adalah tempat. Keduanya saling melengkapi, dan website baru bisa diakses publik jika keduanya aktif serta terhubung lewat DNS. Silakan cek ketersediaan domain Anda, lalu pilih paket hosting yang pas.

Foto sampul: 377053 / Pixabay

n